Teddy Klaim 40% Peserta Program Magang Nasional Langsung Bekerja

Teddy Klaim 40% Peserta Program Magang Nasional Langsung Bekerja
Caption: Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya didampingi Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan keterangan dalam konferensi pers usai menghadiri seremoni Kick off Pemagangan Nasional MagangHub Batch I Angkatan 2 di Jakarta, Selasa (11/8/2026)./Bisnis-Oktaviano DB Hana

Lombokforum.com, JAKARTA — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengeklaim sekitar 30% hingga 40% dari 100.000 peserta program Pemagangan Nasional MagangHub 2025 langsung bekerja setelah merampungkan program yang berdurasi selama enam bulan tersebut.

Teddy menjelaskan, seluruh 100.000 peserta program magang nasional tahun pertama yakni 2025, telah menyelesaikan program. Dari jumlah tersebut, sekitar 30% hingga 40% langsung bekerja setelah mengikuti pemagangan.

“Alhamdulillah yang tahun lalu itu sudah selesai semua dan dari 100.000 itu 30%–40% langsung bekerja,” kata Teddy dalam konferensi pers usai menghadiri seremoni Kick Off Pemagangan Nasional MagangHub Batch I Angkatan 2 di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut Teddy, pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional pada 2026 atas arahan Presiden dengan target 150.000 peserta. Namun, tahap pertama yang dibuka saat ini baru mencakup 50.000 peserta. Adapun 50.000 peserta berikutnya akan dibuka pada bulan depan, disusul 50.000 peserta terakhir pada bulan berikutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan program pemagangan nasional merupakan program prioritas Presiden yang diharapkan memberikan manfaat bagi peserta maupun perusahaan.

Dalam skala yang lebih luas, program tersebut juga ditujukan untuk mengurangi mismatch antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan dunia kerja.

“Ini program prioritas Presiden. Memberi manfaat bagi adik-adik sekalian, kedua bagi perusahaan, dan bagi bangsa dalam skala makro ini juga kita berharap bisa berdampak pada pengurangan mismatch dan berdampak pada produktivitas bangsa kita,” kata Yassierli.

Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah mengatakan program pemagangan nasional merupakan salah satu paket kebijakan stimulus ekonomi 2026.

Program tersebut menjadi instrumen pemerintah untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja. Melalui program tersebut, peserta mendapatkan pengalaman kerja nyata, sedangkan perusahaan serta kementerian dan lembaga ikut membentuk talenta muda sesuai dengan kebutuhan organisasi dan dunia kerja.

Pada program 2026, terdapat 3.672 penyelenggara dan penyedia lowongan magang yang terdiri dari 1.830 perusahaan serta 1.842 unit kerja kementerian dan lembaga. Dari jumlah tersebut tersedia 28.455 posisi pemagangan dengan total kuota 54.304 peserta untuk tahap yang saat ini dibuka.

Sebanyak 31.351 kuota tersedia pada perusahaan, sedangkan 23.053 kuota lainnya berada pada unit kerja kementerian dan lembaga.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Seskab Teddy: 40% Peserta MagangHub Langsung Bekerja

Leave a Reply