Lombokforum.com, JAKARTA — Nama Selat Hormuz disusulkan berubah menjadi “Selat Trump” oleh Presiden Amerika serikat Donald Trump. Usulan Trump itu disampaikan di tengah konflik berkepanjangan yang terjadi antara AS dan Iran.
Dilansir dari People.com, usulan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di Truth Social pada Rabu (2/9/2026).
“Sekarang setelah kita menguasainya di bawah kendali AS, haruskah kita mengganti nama Selat Hormuz menjadi SELAT TRUMP???” tulis Trump.
“Seperti Amerika sendiri, selat ini akan lebih ‘panas’ dari sebelumnya! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini. Presiden DONALD J. TRUMP,” lanjutnya.
Sebagaimana diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Jalur ini sangat penting bagi perdagangan energi global karena menjadi rute utama pengiriman minyak.
Konflik AS-Iran membuat situasi di Selat Hormuz semakin sensitif. Iran sebelumnya kerap mengancam atau membatasi lalu lintas kapal di kawasan tersebut ketika terjadi eskalasi konflik, yang berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dan gas.
Pada Rabu 2 September 2026 lalu, Iran juga memasukkan lebih dari 40 kapal pengangkut minyak ke dalam daftar hitam. Langkah tersebut diperkirakan dapat semakin membatasi aktivitas ekspor minyak melalui selat.
Trump Sebelumnya Ganti Nama Perairan
Usulan “Selat Trump” bukan kali pertama Trump mendorong perubahan nama geografis. Pada Januari 2025, pemerintahannya mengubah nama Teluk Meksiko menjadi “Teluk Amerika”.
Terbaru, pada 27 Agustus 2026, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mengubah nama Danau Ontario menjadi “Danau Amerika.” Perubahan nama tersebut menuai kritik.
Gubernur New York Kathy Hochul bahkan menyindir kebijakan tersebut dengan menyebut akronim Danau-Danau Besar yang sebelumnya dikenal sebagai “HOMES” kini berubah menjadi “SHAME” setelah kebijakan Trump.
Usulan perubahan nama Selat Hormuz menjadi “Selat Trump” muncul ketika dukungan terhadap perang Iran disebut mulai menurun, termasuk di kalangan basis pemilih Trump sendiri.
Dengan posisi Selat Hormuz yang sangat strategis bagi perdagangan minyak dunia, setiap eskalasi di kawasan tersebut berpotensi kembali menjadi perhatian pasar energi global.
Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Trump Usulkan Selat Hormuz Ganti Nama Jadi ‘Selat Trump

Leave a Reply