Spalbicare 2026 SMPII Al Abidin Karanganyar Tumbuhkan Peduli lewat Pengalaman

Spalbicare 2026 SMPII Al Abidin Karanganyar Tumbuhkan Peduli lewat Pengalaman
SMP Islam Internasional (SMPII) Al Abidin Karanganyar menggelar program Spalbicare (Caring, Action, & Responsibility) bagi siswa kelas 9 Antares di Desa Pancot, Tawangmangu, Karanganyar, pada 15–17 Oktober 2026. (Istimewa)

Lombokforum.com, KARANGANYAR — Menumbuhkan kepedulian, kemandirian, dan tanggung jawab tidak cukup melalui pembelajaran di kelas. Anak perlu mendapatkan pengalaman langsung agar mampu memahami kehidupan masyarakat dan belajar menghargai orang lain. Semangat inilah yang diwujudkan SMP Islam Internasional (SMPII) Al Abidin Karanganyar melalui program Spalbicare (Caring, Action, & Responsibility) bagi siswa kelas 9 Antares di Desa Pancot, Tawangmangu, Karanganyar, pada 15–17 Oktober 2026.

Selama tiga hari, para siswa tinggal bersama keluarga angkat dan berbaur dengan masyarakat setempat. Pengalaman ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar beradaptasi, melatih kemandirian, serta memahami kehidupan masyarakat dari dekat.

Berbagai kegiatan sosial dan edukatif turut mewarnai program tersebut. Siswa terlibat dalam kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), kerja bakti membersihkan lingkungan, serta kunjungan ke UMKM pembuatan getuk tradisional untuk mengenal proses produksi dan usaha masyarakat setempat.

Kepedulian sosial juga diwujudkan melalui bakti sosial bersama Baitul Mal Desa Pancot dengan menyalurkan 50 paket bantuan kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis diikuti oleh 53 warga. Rangkaian kegiatan dilengkapi dengan sarasehan bersama komunitas lokal dan jelajah alam untuk melatih ketahanan fisik serta kekompakan siswa.

Salah satu siswa, Favian Altaf, mengungkapkan tinggal bersama warga mengajarkannya arti kesederhanaan, kebersamaan, dan rasa syukur. Ia juga merasa senang dapat berbagi dengan anak-anak dan masyarakat melalui kegiatan TPA dan bakti sosial.

Sementara itu, Rahmatul Nurul Isnayah mengaku sempat merasa cemas karena harus tinggal jauh dari rumah. Namun, keramahan warga dan kehangatan keluarga angkat membantunya beradaptasi. Pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami pentingnya kepedulian dan kemandirian.

Kepala SMPII Al Abidin Karanganyar, Mrs. Indah Dwi Royani, S.Pd., menegaskan bahwa Spalbicare merupakan bagian dari pembelajaran karakter melalui pengalaman nyata. Menurutnya, nilai Caring, Action, dan Responsibility perlu dipraktikkan langsung agar menjadi bagian dari perilaku siswa sehari-hari.

Melalui Spalbicare 2026, SMPII Al Abidin Karanganyar berharap siswa tidak hanya berkembang secara akademis, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, kepedulian sosial, dan tanggung jawab. Pengalaman ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh melalui interaksi sederhana, semangat berbagi, dan keterlibatan nyata dalam kehidupan masyarakat. (NA)

Leave a Reply