Lombokforum.com, BOYOLALI — Jumlah kloter yang masuk ke Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali pada musim Haji 2026 atau 1447 Hijriah berkurang. Hal tersebut karena wilayah Karesidenan Kedu dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang tahun sebelumnya masuk ke Embarkasi Solo sekarang sudah masuk ke Embarkasi Yogyakarta.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Tengah, Fitriyanto, mengatakan kuota haji Jawa Tengah ada 34.122 calon haji. Jumlah jemaah haji reguler dari Jawa Tengah yang berangkat lewat Embarkasi Solo ada sekitar 28.500 orang.
“Selebihnya yang dari Karesidenan Kedu akan bergabung dengan [embarkasi] Yogyakarta dan berangkat dari Bandara YIA,” kata dia ditemui di AHD Boyolali, Minggu (12/4/2026).
Dengan adanya penambahan Embarkasi Yogyakarta, jumlah kloter dan jemaah haji dari Embarkasi Solo berkurang sekitar 6.000 orang. Jemaah haji yang secara geografis dekat dengan Yogyakarta seperti karesidenan Kedu, maka mereka diarahkan di Embarkasi Yogyakarta.
Saat ini, tinggal 81 kloter yang terbang lewat Embarkasi Solo dengan keberangkatan per hari tiga kloter. Sedangkan untuk Embarkasi Yogyakarta ada 26 kloter. Pada 2025, Embarkasi Solo menangani pemberangkatan 96 kloter.
“Kalau sebelumnya kan bisa pemberangkatan lima kloter per hari. Kalau tiga kloter tidak terlalu crowded, sehingga pelayanan bisa maksimal,” kata dia.
Selanjutnya, ia mengatakan persiapan haji telah lelah lebih dari 90%. Persiapan juga terus dilaksanakan untuk menunjang pelayanan ibadah haji.
Nantinya, jemaah kloter pertama akan masuk pada 21 April 2026. Ia berharap nantinya semua jemaah bisa berangkat sesuai dengan jadwalnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, mengatakan pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan ada penambahan fast track di Makassar. Berdasarkan catatan Espos, pada Haji 2025, fast track hanya ada di Jakarta, Solo, dan Surabaya.
“Ada penambahan Embarkasi, total ada 15. Tambahannya ada di Yogyakarta dan Banten,” kata dia.
Ia mengatakan seluruh jemaah haji di Indonesia ada 221.000 terdiri 203.320 jemaah haji reguler dan sisanya ONH plus yang tersebar di 15 embarkasi yang tersebar di Indonesia.
Kepala Unit Pengelolaan AHD Boyolali, Agus Pratomo, mengatakan mengungkapkan petugas haji akan mulai masuk ke AHD Boyolali pada H-2 sebelum kedatangan. Sementara itu, pemberangkatan calhaj dari Embarkasi Solo dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 20 Mei 2026. Adapun kepulangan jemaah haji dijadwalkan pada 2 Juni hingga 1 Juli 2026.
“Sebanyak 29.122 calon haji itu baik dari jemaah sendiri hingga panitia yang berangkat ke Makkah. Kami menyiapkan 1.925 tempat tidur atau bed. Gedung yang akan kami gunakan ada Makkah dan Madinah,” kata dia pada Jumat (10/4/2026).
Gedung Makkah nantinya akan digunakan hingga tiga lantai, sedangkan Gedung Madinah digunakan dua lantai.
Jumlah jemaah yang melalui Embarkasi Solo berkurang karena saat ini telah dibuka Embarkasi Yogyakarta. Dengan demikian, calhaj dari wilayah Yogyakarta akan berangkat melalui Kulonprogo.
Selanjutnya, pengelola AHD Boyolali juga menyiapkan 200 tenaga musiman yang bertugas sebagai tenaga kebersihan. Mereka akan menjaga kenyamanan, kerapian, hingga keamanan pelaksanaan ibadah haji 2026. Petugas musiman mulai bekerja sejak H-5 sebelum kedatangan calhaj.
“Saat balik atau debarkasi pun kami siapkan tenaga kebersihan walau jumlahnya tidak sebanyak saat embarkasi atau pemberangkatan. Alasannya saat balik, biasanya di AHD itu jemaah haji hanya mampir,” kata dia.

Leave a Reply