7 Pasang Saudara di Piala Dunia 2026, Ada yang Bela Negara Berbeda

7 Pasang Saudara di Piala Dunia 2026, Ada yang Bela Negara Berbeda
Desire (kiri) dan Guela Doue (kanan), dua bersaudara yang membela tim atau negara yang berbeda di Piala Dunia 2026. Desire bermain untuk Timnas Prancis, sedangkan Guela membela Pantai Gading. (Instagram)

Lombokforum.com, SOLO — Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan antartim terbaik dunia, tetapi juga menyuguhkan kisah menarik di balik lapangan. Salah satu cerita yang mencuri perhatian adalah keberadaan tujuh pasang saudara yang akan tampil di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen edisi ke-23 ini berlangsung pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026 WIB. Selain menjadi Piala Dunia pertama yang diikuti 48 tim, ajang ini juga menghadirkan berbagai cerita unik di luar persaingan memperebutkan trofi juara.

Dilansir dari Yahoo Sports, Rabu (10/6/2026), Piala Dunia 2026 akan diwarnai penampilan tujuh pasangan saudara. Menariknya, dari tujuh pasangan tersebut hanya tiga pasangan yang akan mengenakan seragam dan membela negara yang sama. Sementara empat pasangan lainnya justru tampil untuk tim nasional yang berbeda.

Fenomena ini menjadi gambaran bagaimana latar belakang keluarga, kewarganegaraan, hingga aturan kelayakan pemain internasional dapat menghasilkan jalan karier yang berbeda bagi saudara kandung.

Tiga Pasang Saudara Membela Negara yang Sama

Tiga pasangan yang membela negara yang sama berasal dari Curacao, Prancis, dan Cape Verde.

Leandro Bacuna dan Juninho Bacuna menjadi pasangan saudara yang mewakili Curacao. Kehadiran keduanya memiliki arti penting karena Curacao akan menjalani kampanye bersejarah di Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Leandro Bacuna lebih dahulu menjadi bagian penting tim nasional Curacao. Sementara itu, Juninho Bacuna mengikuti jejak sang kakak setelah membangun karier profesional di kompetisi Eropa.

Di kubu Prancis, terdapat Theo Hernandez dan Lucas Hernandez. Keduanya menjadi pasangan saudara paling dikenal dalam daftar ini berkat pengalaman panjang bermain di level elite sepak bola Eropa.

Theo dan Lucas Hernandez juga telah menjadi bagian dari skuad Prancis dalam sejumlah turnamen besar dalam beberapa tahun terakhir.

Pasangan ketiga yang membela negara yang sama adalah Laros Duarte dan Deroy Duarte dari Cape Verde. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari sejarah karena Cape Verde juga bersiap menjalani debut di Piala Dunia.

Laros dan Deroy Duarte memberikan ikatan keluarga yang kuat di lini tengah tim pada momen penting bagi sepak bola negaranya.

Empat Pasang Saudara Bela Negara Berbeda di Piala Dunia 2026

Kisah semakin menarik karena terdapat empat pasangan saudara yang memilih atau memenuhi syarat membela negara berbeda.

Harry Souttar dan John Souttar menjadi salah satu contoh paling jelas. Meski bersaudara, keduanya menempuh jalur internasional yang berbeda.

Harry Souttar membela Australia, sedangkan John Souttar memperkuat Skotlandia. Perbedaan itu menunjukkan bagaimana faktor keturunan dan aturan kelayakan pemain internasional dapat menghasilkan pilihan yang berbeda dalam karier sepak bola.

Pasangan berikutnya adalah Desire Doue dan Guela Doue. Desire membela Prancis, sementara Guela memilih memperkuat Pantai Gading.

Fenomena serupa juga terjadi pada Nico Williams dan Inaki Williams. Keduanya menjadi salah satu contoh paling populer dalam sepak bola modern.

Nico Williams memperkuat Spanyol, sedangkan Inaki Williams membela Ghana. Kisah mereka telah menjadi perhatian publik sejak tampil di panggung internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Ghana kembali muncul dalam pasangan terakhir, yakni Derrick Luckassen dan Brian Brobbey. Derrick Luckassen terdaftar membela Ghana, sementara Brian Brobbey memperkuat Belanda.

Ikatan Keluarga di Panggung Dunia

Sekilas, daftar ini mungkin terlihat sederhana. Namun, kisah tujuh pasang saudara di Piala Dunia 2026 menunjukkan sisi lain dari sepak bola internasional. Sebagian akan berdiri bersama menyanyikan lagu kebangsaan yang sama dan berbagi ruang ganti yang sama. Sebagian lainnya akan membawa nama keluarga yang sama, tetapi berjuang di bawah bendera negara yang berbeda.

Keberadaan mereka menjadi warna tersendiri dalam Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di tiga negara dan diikuti 48 tim. Di tengah persaingan menuju gelar juara dunia, kisah tentang ikatan keluarga ini menjadi salah satu cerita menarik yang layak dinantikan sepanjang turnamen.

Leave a Reply